Iklan

Wednesday, March 25, 2026, March 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-26T13:54:36Z
DaerahEntertainmenNasionalTrending

Gelar Halal Bilhalal, Firdaus Hasbullah Ajak Para Pemuda Bangun Program Mitra Pertanian.

 


Palembang, retromedia.id- Lebaran adalah momen yang penuh berkah dan sukacita, waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Di hari yang fitri ini, umat Muslim di seluruh dunia merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Tradisi halal bihalal menjadi bagian penting dalam menyambut Hari Raya, sebagai bentuk penghormatan, kebersamaan, dan pengingat pentingnya hubungan antar sesama.


Kata-kata ini disampaikan Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah SH., MH. saat menggelar Halal Bilhalal dikediamanya, yang dihadiri oleh Para Aktivis Pemuda dan Organisasi Kepemudaan (OKP), Pada Rabu  (25/3/2026)


Menurut nya, Moment halal bilhalal bukan sekadar pertemuan saja namun bertujuan untuk lebih meningkatkan lagi nilai persaudaraan dan talisilatuhrahmi sesama umat manusia


"Adik-Adik. Saya disini selalu mengingatkan agar tetap jaga silatuhrahmi karena moment baik ini untuk kita saling bertukar fikiran menjaga tingkat tali persaudaraan kita." ungkap Firdaus 


Firdaus juga menuturkan akan penting nya komunikasi dua arah antara legislatif dan eksekutif, Ia mencontohkan bahwa komunikasi intensif seperti yang dilakukan dengan Bupati dan jajarannya perlu terus dibangun, termasuk dalam menyikapi masukan dari masyarakat.


“Komunikasi dua arah ini dilakukan, termasuk juga komunikasi dengan Bupati atau kami di DPR terkait hal-hal yang lainnya. Kita harus belajar dewasa. Kritik yang membangun sangat kita perlukan agar kita bisa memahami apa yang kurang baik dan memperbaikinya ke depan,” ujarnya


Salah satu poin penting yang menjadi diskusi dalam pertemuan tersebut adalah gagasan mengenai program kemitraan pertanian. Firdaus memaparkan rencana pemberdayaan masyarakat yang tidak memiliki lahan pertanian agar dapat turut serta dalam mengelola lahan produktif milik negara atau lahan yang selama ini tidak terpakai.


“Bisa membuat masyarakat kita yang tidak punya lahan pertanian bisa mengikuti program kemitraan. Nanti kita bangun kelompok, ada pihak investor yang menjadi mitra. Mereka punya anggaran untuk mengelola lahan, kita punya lahannya. Banyak itu, kalau 4000 hektar, 4000 masyarakat yang bisa kita berdayakan,” tukasnya


Lebih lanjut, dikatakan Ketua PGK Sumsel ini bahwa inovasi menjadi kunci agar pembangunan di PALI tidak stagnan. Ia mengajak para pemuda untuk terus bergerak dan membangun kehidupan masyarakat melalui kelompok-kelompok usaha bersama.


“Jika tidak ada gerakan inovasi dari kita, kita akan mengalami hal yang sama. Kita harus bergerak membangun kelompok tani, membangun kehidupan. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan lahan-lahan yang dikuasai negara namun tidak produktif untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya seraya mengucapkan Minal Aidin walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.(Red)





Editor: Sendi