![]() |
| Teks Foto: Waka DPRD PALI, Firdaus Hasbullah SH.,MH. |
PALI,retromedia.id- Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Firdaus Hasbullah SH., MH. Menuturkan kata penutup dibulan suci ramadhan.
Menurutnya Idulfitri bukanlah sekadar seremoni penutup bulan suci. Lebih dari itu, ia memandang momentum ini sebagai puncak dari perjuangan manusia melawan musuh terbesarnya.
“Kemenangan di Idulfitri bukan soal selesai menjalankan Ramadan, tetapi sejauh mana kita berhasil menundukkan ego dan lebih memperioritaskan ketakwaan dalam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan ini." ungkap Firdaus, Jum'at (20/3/2026).
Baginya, tantangan fisik seperti lapar dan haus jauh lebih ringan dibandingkan upaya menahan amarah, kesombongan, serta keinginan untuk selalu merasa benar. Pengendalian diri inilah yang ia sebut sebagai letak kemenangan yang sesungguhnya.
Sebagai figur legislatif, Firdaus menyoroti aspek keadilan yang terkandung dalam syariat Islam. Ia menekankan bahwa zakat fitrah bukan sekadar penggugur kewajiban, melainkan instrumen nyata untuk menciptakan keadilan sosial.
“Ini adalah sistem yang luar biasa—bagaimana yang mampu membantu yang membutuhkan,” ujar Firdaus seraya meyakini jika semangat berbagi ini tetap terjaga secara konsisten, maka kesenjangan sosial di tengah masyarakat dapat ditekan secara signifikan.
Menutup refleksinya, Firdaus menitipkan pesan persatuan bagi bangsa Indonesia. Di tengah keberagaman pilihan dan pandangan, ia berharap masyarakat kembali ke titik nol untuk saling memaafkan. Ia menekankan pentingnya menjaga tiga pilar utama bagi masa depan bangsa.(Red)
Editor: Sendi
