Iklan

Saturday, January 31, 2026, January 31, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-31T15:26:06Z
DaerahEntertainmenNasionalTrending

Waka II DPRD PALI Firdaus Hasbullah, Apresiasi Pemkab PALI Yang Telah Mengaktifkan Kembali Kartu Kepesertaan BPJS Sebanyak 38.633

 


PALI,retromedia.id- Setelah Proses yang cukup panjang masyarakat PALI akhir nya bisa merasakan lagi Berobat Gratis dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang di biayai oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (31/01/2026)


Hal itu tidak lepas dari perjuangan dan desakan oleh Masyarakat Peduli PALI (MPP), Ribuan Kepesertaan BPJS Kesehatan telah aktif kembali 


Dari total 40.499 peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya dinonaktifkan, sebanyak 38.633 peserta dipastikan kembali aktif mulai awal Februari 2026.


Sementara itu, masih terdapat 1.108 peserta yang belum diaktifkan karena memerlukan penyesuaian data administrasi.


Reaktivasi tersebut merupakan hasil pengusulan, migrasi, serta proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara bertahap oleh Pemerintah Kabupaten PALI bersama BPJS Kesehatan.


Hal ini juga telah diperkuat dengan penandatanganan addendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab PALI dan BPJS Kesehatan pada 22 Januari 2026.


Wakil Ketua II DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkab PALI dalam memastikan keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat.


“Upaya Pemerintah Kabupaten PALI dalam memperhatikan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat patut diapresiasi,” ujarnya.


Ia menambahkan, sebanyak 1.108 peserta BPJS Kesehatan belum dapat diaktifkan karena masih membutuhkan penyesuaian data administrasi.


"Harap bersabar bagi masyarakat yang Kartu BPJS nya belum aktif  segera akan di selesaikan oleh Pemerintah Kabupaten PALI, namun mengenai hal ini data dan administrasi tentu akan di sesuai kan terlebih dahulu. 


"Dan untuk Peserta sebanyak 38.633 Kartu BPJS Kesehatan nya sudah benar-benar aktif dan tidak perlu khawatir lagi jika ingin berobat ke Rumah Sakit maupun Puskesmas." tandasnya.(Red)





Editor: Sendi